Sabtu, 27 November 2010

Gubernur Sulsel Terima Penghargaan Bidang Penataan Ruang dan Konservasi Sumber Daya Air


Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyabet dua penghargaan sekaligus dalam Malam Penganugerahan Penghargaan Pekerjaan Umum (PU) di Teater Nusa Indah Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (26/11/2010) malam.

Sulsel menempati peringkat terbaik se-Indonesia untuk kategori bidang penyelenggara penataan tata ruang berkelanjutan di atas Bali dan Yogyakarta yang menempati posisi kedua dan ketiga. Begitupun posisi terbaik untuk penghargaan bidang sumber daya air di atas Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Sedangkan penghargaan PU tahun 2010 diberikan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum Nomor 566/KPTS/M/2010 tertanggal 10 November.

Kepala Biro Humas dan Protokol Sulsel Agus Sumantri, mengatakan, penghargaan penataan ruang diberikan atas komitmen pemerintah provinsi (pemprov) dalam melaksanakan UU 26/2007 tentang penataan ruang dengan menyelesaikan RTRW tepat waktu tahun 2009 bahkan pertama kali rampung di Indonesia. Penghargaan ini juga diberikan atas fasilitasi percepatan penyelesaian RTRW kabupaten/ kota, serta penyelenggaraan penataan ruang yang konsisten.

Sedangkan peringkat pertama bidang sumber daya air, menurut Agus, dikarenakan Sulsel dinilai mampu mengalokasian APBD untuk kegiatan konservasi sumber daya air dalam program 10 embung per kabupaten per tahun. Pembangunan tampungan air perkotaan Maccini Sombala, partisipasi dalam pengendalian daya rusak air, dan peningkatan kapasitas institusi dan masyarakat dalam pendayagunaan sumber air khususnya prasarana irigasi.

Syahrul menjelaskan penghargaan tersebut sebagai apresiasi pemerintah pusat terhadap Sulsel. "Berturut-turut menerima penghargaan, tentu saja kami happy (senang), itu tandanya kita kerja. Malam ini (kemarin) penghargaan bidang pengairan dan kebina margaan, menyusul segera pertanian dan kesehatan. Kesehatan gratis kita tidak ada duanya. Rumah Sakit Sayang Rakyat jadi percontohan dunia," kata Syahrul sebelum bertolak ke Jakarta.

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel Rachmat Latief, menambahkan, gubernur dijadwalkan akan menerima penghargaan Manggala Kesatria Bakti Husada dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, 30 Desember nanti. "Kami masih menunggu konfirmasi kepastian jadwal dari protokol presiden. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan dan inovasi beliau dalam memperbaiki derajat kesehatan," jelasnya


SUMBER : TRIBUN TIMUR

Presiden Serahkan Dua Penghargaan Pada Gubernur Sulsel



Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono memberikan dua penghargaan kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo pada Malam Penganugerahan Penghargaan Pekerjaan Umum di Balai Kartini, Teater Nusa Indah, Jakarta.

Gubernur di Makassar, Jumat, mengatakan, penghargaan yang diterima tersebut pada Kamis (25/11) karena komitmen Pemprov Sulsel dalam melaksanakan amanah Undang-Undang 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang sebagai provinsi pertama yang menyelesaikannya tepat waktu Rencana Tata Ruang Wilayah pada 2009.

"Selain itu, kita juga dinilai terus memfasilitasi penyelesaian RTRW di kabupaten dan kota di Sulsel dan menyelenggarakan penataan ruang yang konsisten terhadap perencanaan bidang Sumber Daya Air," ujarnya.
Kedua penghargaan diterimanya dari presiden tersebut merupakan penghargaan di bidang penyelenggara penataan tata ruang berkelanjutan dan penganugerahan di bidang sumber daya air.


Pada kategori penataan ruang berkelanjutan, Sulsel berada pada urutan pertama disusul Bali dan Yogyakarta. Sulsel juga menempati urutan pertama di bidang pengelolaan SDA diikuti Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelumnya, Sulsel juga memperoleh penghargaan dalam upaya pemberantasan buta aksara. "Penghargaan ini, menandakan kalau selama ini kita bekerja," ujarnya.

Kabiro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Agus Sumantri menambahkan, Sulsel menerima kedua penghargaan tersebut karena dinilai mampu mengalokasikan APBD untuk kegiatan konservasi SDA dalam program 10 tahun, pembangunan tampungan air perkotaan di Kecamatan Maccini Sombala, Makassar dan berpartisipasi dalam pengendalian daya rusak air.

Sulsel juga dianggap mampu meningkatkan kapasitas institusi dan masyarakat dalam pendayagunaan SDA. Dalam waktu dekat ini, Sulsel kembali akan meraih penghargaan di bidang pertanian dan kesehatan dari pemerintah pusat.



Sumber : ANTARA NEWS 26 NOV 2010

Jumat, 26 November 2010

Dinas Tata Ruang Sulsel Terbaik di Indonesia

Provinsi Sulawesi Selatan berhasil menorehkan prestasi membanggakan atas terpilihnya Dinas Tata Ruang dan Permukiman Sulsel dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sulsel sebagai penerima Penghargaan Pekerjaan Umum Tahun 2010.
Kedua dinas ini masing-masing terbaik pada bidang penataan ruang, sub bidang penyelenggaraan penataan ruang yang berkelanjutan, serta bidang pekerjaan umum, sub bidang sumber daya air.

Kepala Dinas Tara Ruang dan Permukiman Sulsel Dr Ir Syarif Burhanuddin M.Eng serta Kepala Dinas PSDA Sulsel Ir Soeprapto Budisantoso MSc dijadwalkan menerima penghargaan tersebut dari Menteri Pekerjaan Umum Ir Djoko Kirmanto pada Malam Penganugerahan Penghargaan Pekerjaan Umum 2010 di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (26/11/2010) malam.

Pada bidang penataan ruang, Provinsi Sulawesi Selatan berada di urutan pertama. Bali dan Daerah Istimewa Yogyakarta di posisi kedua dan ketiga. Sedangkan pada bidang pekerjaan umum, Sulawesi Selatan unggul atas Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pemberian penganugerahan ini dibuat istimewa karena akan  berisi pertunjukan drama musikal bertema Indonesia Membangun Negeri dan nyanyian dari artis-artis ternama Indonesiaseperti Titi DJ, Vidi Aldiano, Juniar Arif, Warna. Farhan dan Kamidia Radisti akan memandu acara tersebut.

Sumber : Tribun Timur

Selasa, 23 November 2010

5 strategi nasional pengurangan emisi karbon



Strategi nasional soal pengurangan emisi karbon sudah dituntaskan oleh Indonesia terkait dengan penerapan letter of intent (LoI) moratorium penebangan hutan RI-Norwegia.

Sekjen Reducing Emmisions from Degradation and Forest Deforestation Plus (REDD Plus) Indonesia Heru Prasetyo mengatakan rapat konsultasi telah memfinalisasi lima strategi nasional terkait dengan komitmen Indonesia mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor kehutanan minimum 41% dari komitmen nasional sebesar 26% pada 2020.
Lima strategi itu :
  1. Menyempurnakan perencanaan dan pemanfaatan ruang secara seimbang dalam upaya menurunkan deforestasi dengan tetap menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. 
  2. Meningkatkan pengawasan dan pemantauan. 
  3. Meningkatkan efektivitas manajemen hutan.
  4. Meningkatkan pelibatan para pihak, terutama masyarakat adat dan masyarakat di sekitar hutan. 
  5. Penguatan sistem penegakan hukum.

"Indonesia akan terus melakukan persiapan. Yang pasti, pengawalan untuk menyelamatkan hutan merupakan komitmen pemerintah," ungkapnya hari ini.
Berdasarkan risalah LoI Indonesia-Norwegia, pada Oktober 2010 dua negara akan melakukan kesepakatan tentang sejumlah program yang telah dirumuskan oleh pemerintah terkait dengan LoI ini. 
Pada waktu yang bersamaan, pemerintah Norwegia akan menandatangani kontrak dengan institusi pengelola dana kerjasama bilateral antara Indonesia-Norwegia.
Risalah LoI terdapat tiga tahap kegiatan yang harus dilakukan kedua pihak, masing-masing negara ataupun bersama.


PRAKIRAAN GEMPA BUMI PERIODE 22 NOV - 5 DES 2010


Sumatera Utara-Nov 25 (+/-3 hari) 3,4 - 5,4 SR.
Radius 500 km  dari Medan. Daerah ini, berpusat di Medan pada Lat 3,59° dan Lon 98,67°, membentang dari lepas pantai Banda Aceh turun melalui Simeulue ke Daerah Nias. Sejak tahun 1975, kawasan ini telah mengalami 57x gempa skala 6.0-6.9 SR, 5x skala 7.0-7.9SR, dan 2x gempa bumi besar 8.6 dan 9.0SR
5.2-M7.2

Sumatera Selatan-Nov 25 (+/-3 hari) 5,2-7,2SR.
Radius 500 km dari titik pusat di Pantai Lubuktandjung (Lat -3,60 °, Lon 102,14 °), 350 km sebelah tenggara Padang. Sejak tahun 1975 wilayah ini telah mengalami 68x gempa skala 6.0-6.9SR, 8x skala 7.0-7.9SR), dan 1x gempa besar berkekuatan 8,5 (Desember 2007). Kawasan ini merupakan daerah  seismik yang sangat aktif. 

Sumber Pustaka : situs gempa bumi

Jumat, 19 November 2010

Menteri Perumahan Minta Pemda Segera Selesaikan Perda Tata Ruang


Menteri Perumahan Rakyat ,Suharso Monoarfa meminta kepada pemerintah daerah agar menyelesaikan perda tata ruang secepatnya. Sebab untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Perumahan yang mulai bergulir tahun 2011 syarat utamanya pihak pemda harus telah memiliki tata ruang.
Menpera menambahkan, pemerintah mengalokasikan Rp 150 miliar untuk kabupaten/kota. Ia berharap Pemda dapat melakukan land consolidation dan land banking, selain itu penataan ruang merupakan hal yang penting dalam penyediaan perumahan bagi masyarakat. Kalau bicara tata ruang pada akhirnya akan menetapkan dalam zonasi tata ruang yaitu permukiman.
Perencanaan pembangunan perkotaan hendaknya memperhatikan konsep Balance Urban Development, dimana diharapkan ada  upaya yang maksimal guna menciptakan kesempatan yang sama bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk berkontribusi  dalam pembangunan kehidupan permukiman perkotaan yang berkelanjutan terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian layak.
Tata ruang mempunyai peran strategis untuk menuju kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya alam. Pemanfaatan ruang semestinya dapat terencana dengan sebaik-baiknya. Keberhasilan pelaksanaan tata ruang sangat tergantung dari pengendaliannya.
Source : Pos Kota

Ketika Ilmu Pengetahuan Pulang

  Setiap pagi, sebelum matahari terbit, ada seseorang yang telah memulai pekerjaannya. Ia bukan ilmuwan. Bukan profesor. Bukan pejabat. Buka...

Struktur Sungai

Struktur Sungai

POLA RUANG SUMATERA

POLA RUANG SUMATERA

Kec. Jambi Selatan - Kota Jambi

Kec. Jambi Selatan - Kota Jambi

BERHALE ISLAND

Pulau Berhala
Large selection of World Maps at stepmap.com
StepMap Pulau Berhala


ISI IDRISI TAIGA

ISI IDRISI TAIGA

HOW TO GOIN ON BERHALE ISLAND

Kota Jambi

Desa Batu Kerbau - Kab. Bungo

Desa Batu Kerbau - Kab. Bungo

TERAKHIR DI UPDATE GOOGLE

COMMUNICATE

+62 812731537 01