PENGUNJUNG

FORUM TATA RUANG. Diberdayakan oleh Blogger.

Desa Batu Kerbau - Kab. Bungo

Desa Batu Kerbau - Kab. Bungo

Kec. Jambi Selatan - Kota Jambi

Kec. Jambi Selatan - Kota Jambi

Peta Unja Mendalo

Peta Unja Mendalo

Danau Sipin - Kota Jambi

Danau Sipin - Kota Jambi

Danau Teluk Kota Jambi

Danau Teluk Kota Jambi

COMMUNICATE

+62 812731537 01

Kota Jambi

Place

Place

ISI IDRISI TAIGA

ISI IDRISI TAIGA

PROVINSI JAMBI

Ikutin lewat e-mail

Prediksi Karbon dengan IDRISI Taiga

Prediksi Karbon dengan IDRISI Taiga
Contoh Kasus di Madagaskar

HOW TO GOIN ON BERHALE ISLAND

BERHALE ISLAND

Pulau Berhala
Large selection of World Maps at stepmap.com
StepMap Pulau Berhala


Klik saja iklan di bawah ini

Populer

Rabu, 22 Juni 2011

Copot Kadis TRTB Medan

by Oldy Arnoldy  |  at  10.03

Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Amanat Rakyat Sumatera Utara (LARaS), Firdaus Tanjung, meminta kepada Walikota Medan, Rahudman Harahap, mencopot jabatan Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), Sampurno Pohan dari jabatannya.

 







Firdaus menilai, Sampurno Pohan terkesan terlalu lamban dan pilih kasih dalam menjalankan perda No. 09 tahun 2002 tentang IMB untuk menindaklanjuti dan membongkar bangunan-bangunan bermasalah dan tanpa SIMB  di Kota Medan yang kini 'menjamur'.

Dengan demikian Sampurno pohan terkesan dan diduga ikut melindungi pihak property (pengembang) menghambat signifikasi PAD dari retrebusi bangunan. Atau ada kesan lain Kadis TRTB memang sengaja memelihara para pengembang untuk dijadikan tambang uang.

Tidak hanya itu, LARaS juga menilai, Sampurno ‘banci’ alias takut untuk menindak bangunan-bangunan bermasalah. “Jika Walikota Medan, Rahudman Harahap, bersiteguh tetap mempertahankan Sampurno dari jabatannya, saya pesimis PAD Medan dari retribusi bangunan tidak akan tercapai malah dari sisi ini Pemko Medan akan merugi,” ujar Firdaus Tanjung.

Masih FIrdaus, berbicara realita, hasil investigasi kami dilapangan masih banyak bangunan-bangunan bermasalah dan tanpa SIMB menjamur dikota Medan Saat ini. Contoh bangunan dijalan Sidorukun nyata-nyata jauh menyimpang dari Surat Ijin Mendirikan Bangunan, SIMB yang dikeluarkan oleh Dinas TRTB 11 unit namun dilapang dibangun 15 unit kemudian di Jalan AR.Hakim /Bakti samping Gg Buntu ijin yang dikeluarkan hanya 1 unit n amun dilapangan dibangun 2 unit.

Apakah ini namanya tidak merugikan kas Pemko Medan? Ini temuan kecil kami saja jika  ini terus dibiarkan mustahil PAD dari retribusi bangunan akan tercapai kekakayaan pejabat Dinas TRTB yang bakal bertambah.

“Saya memang memaklumi pejabat dinas TRTB juga manusia tapikan tidak terus berlindung dibalik pameo itu, dan SKPD jajaran Pemko Medan juga punya laporan triwulan terhadap atasannya. Dari seratus hari kerja Sampurno Pohan juga sudah diambang batas belum maksimal kalau diistilahkan dalam dunia pendidikan Sampurno punya raport merah,” pungkasnya.
SUMBER : WASPADA ONLINE

0 comments:

Kebun Mangrove

Kebun Mangrove

Jaringan Jalan

Jaringan Jalan

POLA RUANG SUMATERA

POLA RUANG SUMATERA

Struktur Sungai

Struktur Sungai
Proudly Powered by Blogger.